Kediri, Sabtu, 19 Oktober 2024 – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri resmi meluluskan 692 sarjana dalam acara Yudisium dan Orasi Ilmiah yang berlangsung di Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Mengusung tema “Membangun Nalar Kritis dalam Bermoderasi Agama: Studi Komparasi Karakteristik Pemikiran Islam Nusantara dan Barat,” acara ini menjadi momen penting bagi para lulusan untuk memulai kontribusi nyata di masyarakat.
Prosesi yudisium diikuti oleh 692 peserta dari berbagai program studi, termasuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Syariah dan Ekonomi, Dakwah, Ushuluddin dan Psikologi, serta Program Pascasarjana. Berikut rincian jumlah lulusan dari masing-masing program studi:
S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI): 14 orang
S2 Pendidikan Agama Islam (PAI): 118 orang
S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI): 39 orang
S1 Psikologi Islam: 52 orang
S1 Hukum Keluarga Islam (HKI): 74 orang
S1 Perbankan Syariah: 38 orang
S1 Pendidikan Agama Islam (PAI): 245 orang
S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI): 74 orang
S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD): 34 orang

Sebelum orasi ilmiah dimulai, Paduan Suara UIT Lirboyo membawakan lagu kebangsaan “Subbanul Wathan,” yang diikuti oleh seluruh hadirin, menciptakan suasana penuh semangat dan rasa cinta tanah air.
Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. KH. Ulil Abshar Abdalla, yang menyoroti pentingnya pemikiran kritis dalam moderasi beragama. Beliau mengajak para sarjana baru untuk memahami dan membandingkan karakteristik pemikiran Islam Nusantara dan Barat, serta bagaimana nalar kritis dapat menjadi alat untuk mencapai harmoni dalam kehidupan beragama.
Acara ini kemudian diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam Tribakti Lirboyo, KH. Atho’illah Sholahuddin Anwar. Doa tersebut menambah suasana khidmat, memberikan keberkahan bagi para lulusan, dan mendorong mereka untuk terus menjaga nilai-nilai agama dan almamater dalam setiap langkah kehidupan mereka.
Dengan acara ini, para lulusan diharapkan dapat membawa ilmu yang telah dipelajari untuk mengabdi kepada masyarakat, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi, serta menjadi duta bagi almamater UIT Lirboyo.
Reporter : Dwi Nurhasanah & Khenyo Wahyuningtyas
Penulis : Jamalulel
Fotografer : M. Anwar Alfawzi
Editor : Yhanik wahyuning Ismawandari









