LP2M CORONG, Kediri (18/11/2025) — Simposium Pendidikan yang menjadi pembuka rangkaian Education Festival 2025 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Tribakti Lirboyo resmi digelar pada Senin (17/11) di Aula KH. Mahrus Aly. Mengangkat tema “Menelisik Akar Ketimpangan: Saat Kebijakan Tak Lagi Menjawab Kualitas Pendidikan”, acara ini mulai berlangsung pukul 10.00 WIB dan melibatkan kolaborasi antara BEM FTK dan seluruh Himpunan Mahasiswa Program Studi di lingkungan FTK.
Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, H. Ahmad Zamroni, S.Ag., M.Pd.I, hadir sebagai pemateri pertama. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya efektivitas kebijakan pemerintah dalam memastikan pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan mutu pendidikan nasional. Sementara itu, pemateri kedua, Zanuarifki Taufikurohman, S.Pd., koordinator bidang Kominfo FTBM Kabupaten Kediri, mengajak peserta membaca ulang kondisi pemerataan pendidikan yang dinilai masih timpang di berbagai wilayah.

Simposium dipandu oleh M. Nurul Ilmi, S.Pd., demisioner Ketua Komisi II MPM UIT, yang bertindak sebagai moderator. Acara dipandu oleh master of ceremony Rose Kamalia.
Sebelum memasuki sesi inti, rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Pelaksana Jeriansyah, disusul sambutan Wakil Dekan III FTK Dr. Syafik Ubaidillah, M.Pd.I yang sekaligus membuka acara secara resmi. Sambutan ketiga disampaikan Dr. H. Badrus, M.Pd., Dekan FTK, yang menegaskan pentingnya ikhtiar akademik dalam merespons problem ketimpangan pendidikan.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang melibatkan mahasiswa lintas prodi. Simposium kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para pemateri oleh Ketua Pelaksana dan Gubernur BEM FTK.

Dengan terselenggaranya simposium ini, Education Festival 2025 resmi dimulai sebagai ruang dialog akademik bagi mahasiswa untuk memperdalam isu-isu strategis dalam dunia pendidikan kontemporer.
Penulis: Rose Kamalia – LP2M CORONG






