LP2M. Corong- Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah (BEM FT) mengadakan Diskusi Fakultatif dengan mengusung tema “Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Islam dan Barat”, yang dilaksakan pada hari rabu 17 februari 2021, di aula Mahrus Aly, kampus IAI Tribakti Kediri.
Agenda bulanan ini mengundang antusiasme mahasiswa. “Saya sangat berterima kasih kepada para panitia pelaksana diskusi ini, karena telah memfasilitasi kawan kawan mahasiswa untuk terus belajar dan mengembangkan wawasannya karena kegiatan ini merupakan kegiatan positif”., tutur Abdurahman salah satu mahasiswa Semester II Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) fakultas Tarabiyah.

Diskusi ini diharapkan berani menggali lebih jauh tentang perkembangan pendidikan islam setelah diangkatnya Nabi Muhammad SAW. Bukan hanya mengambil dari barat saja.
“Karena islam sendiri pun pada masa Dinasti Abbasiyah mengalami kemajuan dan Islam mengalami kemunduran dalam Pendidikan pasca masa Dinasti Abbasiyah. Jadi teman-teman ingin melakukan pembaharuan Pendidikan Islam. Dalam upaya melakukan pembaharuan ini, kita perlu adanya perbandingan agar tidak tertinggal dengan yang lain. ” Tutur M. Fajrul Falah, Selaku Wakil Ketua BEM Fakultas Tarbiyah IAI Tribakti Kediri.

Islam belum berani memperluas ilmu pengetahuannya. Hanya ada dalam wilayah akidah dan hukum fiqih saja. Selain itu, umat islam belum bisa mengembangkan dan membahas tentang teknologi yang semakin berkembang, walaupun sudah banyak sekali tokoh-tokoh islam yang mencoba mengembangkan dan mengembalikan kejayaan Islam, namun belum bisa menyamai Barat.
Reported by: MRG, MIU







