LP2M CORONG — Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri menggelar Sosialisasi Administrasi bertema “Creating Orderly and Accountable RKM and UKM Administration” pada Kamis (29/1/2026) di Aula Mahrus UIT. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan seluruh Republik Kedaulatan Mahasiswa (RKM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan universitas.

Sosialisasi ini bertujuan menyampaikan pembaruan sistem administrasi, khususnya pada mekanisme laporan pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan institusi. Ketua MPM, D. Dinayatul Islamiyyah, menyampaikan bahwa perubahan tersebut merupakan inisiatif MPM untuk menyesuaikan kebijakan Wakil Rektor II sehingga tidak terjadi perbedaan format pelaporan antara organisasi mahasiswa dan pihak universitas.
“Perubahan ini bukan sekadar mengikuti aturan, tetapi sebagai upaya menyederhanakan administrasi agar tidak terjadi kerja dua kali dalam pelaporan kegiatan,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal MPM, Jamalulel, dalam pemaparannya menjelaskan secara rinci sejumlah perubahan dalam administrasi RKM dan UKM, terutama pada prosedur penyusunan dan pelaporan LPJ kegiatan. Ia juga menunjukkan alur pelaporan terbaru yang wajib diikuti oleh seluruh organisasi mahasiswa.
Selain itu, Ketua MPM turut menyampaikan persentase anggaran dana kemahasiswaan yang dikelola oleh masing-masing RKM dan UKM sebagai bentuk transparansi pengelolaan keuangan organisasi.

Dalam sesi berikutnya, Akbar Firdaus menyampaikan hasil negosiasi MPM dengan Wakil Rektor I, Dr. Ahmad Jauhar Fuad, M.Pd., terkait jadwal penggunaan Aula untuk kegiatan kemahasiswaan. Jika sebelumnya kegiatan hanya diperbolehkan pada hari Kamis, kini diberikan tambahan waktu pada hari Sabtu mulai pukul 11.00 WIB.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, MPM menawarkan pelaksanaan Rapat Kerja Gabungan (Rakergab) bersama seluruh RKM dan UKM sebagai forum koordinasi kegiatan. Namun, kebijakan ini dinilai belum sepenuhnya memuaskan sejumlah ketua RKM dan UKM. Salah satu Ketua BEM Fakultas mengusulkan agar seluruh perwakilan organisasi mahasiswa dilibatkan langsung dalam forum negosiasi dan koordinasi bersama pimpinan rektorat.
Acara sosialisasi diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony Edo Al Fajri, pembacaan Surah Al-Fatihah, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tribakti yang dipandu oleh Dwi Nurhasanah. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh perwakilan RKM dan UKM yang hadir.
Penulis: Qosim Hadi Maulana






