Lp2m_Corong – Pagi menjelang siang pada Saptu, 18 Mei 2024, kami dari Lembaga Pers dan Penelitian (LP2M) Corong Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri (UIT) sampai di Kantor Beritajatim.com Surabaya setelah melalui ujian mental dan kesabaran di jalan tol yang kami lalui.
Kami sangat bersyukur tentunya, kehadiran kami disambut dengan baik oleh karyawan setempat, dan juga oleh Bapak Dwi Eko Lokononto atau kerap disapa dengan Pak Luki selaku Pimpinan Umum Beritajatim.com. Pak Luki menyampaikan bahwasanya beritajatim.com didirikan oleh lima orang.
Beliau juga menyampaikan bahwa dalam seharinya beritajatim.com bisa mengupload 110 sampai 120 berita. Namun, di hari Sabtu-Minggu hanya mengupload sekitar 80 berita saja. Beritajatim merupakan media nasional di Indonesia yang berada diperingkat 130 dari 143.000 media yang tercatat di Kominfo.
Tak lama kami berbincang datanglah Pak Hendro, pemateri di Kampus Tribakti pada Acara Diesnatalis Lp2m ke-16 dan seminar peran penting pers di era AI beberapa Minggu yang lalu (Klik disini untuk melihat beritanya). Pada kesempatan itu Pak Hendro menyampaikan bahwa beritajatim.com adalah Media lokal dengan cita rasa nasional. Demikian itulah, yang saya harap bisa menjadi suatu gambaran untuk media kami (LP2M Corong) menjadi lebih aktif dan selalu mencari terobosan untuk terus berkembang.
Disela-sela Pembicaraan kami, Pak Hendro menyampaikan sebuah pesan untuk kami, yaitu kata motivasi : “Menulislah untuk pembaca, bukan untuk egois kepentingan pribadi”.
Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa salah satu tahap untuk menjadi wartawan yang baik adalah memperbanyak bacaan, media berita harus bisa menarik pembaca dengan cara : Minimal memenuhi 3 dari 4 fungsi pers, mencari rumusan pembaca terkait minat bacaan, mencari tahu pembaca itu dari mana saja dan dari golongan apa saja. Lebih lanjut beliau juga menyampakan bahwa media seharusnya membangun kerjasama yang benar dengan pihak iklan.
Setalah menerima cukup banyak materi dan diskusi dengan Pak Hendro dan rekan-rekan beritajatim kami pun melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata Taman Suroboyo, namun sebelum itu kami berhenti guna melaksanakan kewajiban beribadah kepada yang Esa. Penasaran cerita selanjutnya? Pantau terus berita selanjutnya di media kami.








