LP2M CORONG (11/11/2025) – Lembaga Pers dan Penelitian Mahasiswa (LP2M) Corong Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri sukses menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) pada 6-8 November 2025. Mengusung tema “Jurnalisme Moderat: Literasi Damai di Tengah Bisingnya Dunia Digital”, acara ini bertujuan mencetak jurnalis muda yang kritis, kreatif, dan beretika dalam menghadapi tantangan era informasi.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi ini turut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 3 UIT Lirboyo Kediri, Bapak Yasin Nur Falah.
Ketua Pelaksana, Nauval Al-arif, mengungkapkan bahwa pemilihan tema tahun ini memiliki urgensi khusus. Menurutnya, tema ini diangkat untuk menjawab tantangan spesifik di era digital yang membedakannya dari PJTD tahun-tahun sebelumnya.
“Pelatihan jurnalistik tingkat dasar (PJTD) tahun ini mengangkat tema jurnalisme moderat. Mengapa mengangkat tema tersebut? Karena untuk membedakan antara berita yang memihak dan berita yang tidak memihak itu sangat sulit,” ujar Nauval Al-Arif.
Tujuan utama PJTD ini adalah untuk mencetak jurnalis muda yang mampu berpikir kritis dan kreatif. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya membekali peserta dengan etika dan teknik dasar jurnalistik, tetapi juga kemampuan menganalisis isu aktual secara objektif. Targetnya adalah peserta mampu menghasilkan karya tulis yang berkualitas, berimbang, dan berdaya guna bagi masyarakat.

Dukungan terhadap relevansi tema ini juga disampaikan oleh Wakil Direktur LP2M, Corong Rose Kamalia. Ia menilai tema ini sangat tepat di tengah kondisi digital yang penuh kebisingan informasi.
“Nilai-nilai jurnalistik damai dan beretika harus terus menjadi roh utama dalam setiap pelatihan berikutnya,” kata Rose Kamalia.
Pelatihan selama tiga hari ini berlangsung dengan sangat antusias. Para peserta tidak hanya pasif mendengarkan, tetapi aktif terlibat, yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan kritis yang diajukan selama sesi materi. Antusiasme ini memuncak saat para peserta langsung mempraktikkan ilmunya untuk membuat karya berita secara langsung di bawah bimbingan pemateri.

Kombinasi materi dan praktik ini diisi oleh para ahli di bidangnya. Hari pertama mencakup “Sejarah PPMI dan Kejurnalistikan” oleh Fardana Difka Dwi C. dan “Jurnalisme Moderat” oleh M. Fatkhin S.Sos. Hari kedua dilanjutkan dengan pendalaman materi “Jurnalisme Moderat dan Literasi Damai” oleh Mulyo Kurniati M.Pd. Pelatihan ditutup pada hari terakhir dengan sesi “Teknik Pembuatan Karya Jurnalistik” yang dipandu oleh Imam Mubarok S.Sos.I.
Penulis: Moch. Imam Maulana






