Kediri, 31 Agustus 2024 – Suasana di Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri tampak sibuk pada Sabtu ini. Di tengah pelaksanaan Pengenalan Budaya dan Akademik Kampus (PBAK) ke-58, kegiatan Sidang Munaqasyah Skripsi juga berlangsung. Hal tersebut menciptakan beberapa kendala bagi jalannya acara PBAK hari ini.
Sesuai denah yang tersebar, sebanyak 20 ruang kelas yang seharusnya digunakan untuk kegiatan PBAK dialihkan untuk sidang skripsi. Agar tidak tercipta rasa tidak adil bila tetap menggunakan sisa ruangan, maka 30 ruangan yang awalnya direncanakan untuk digunakan oleh peserta PBAK menjadi tidak tersedia. Hal ini mengakibatkan terganggunya kenyamanan dan kondisi yang kurang kondusif bagi peserta PBAK.

Sebagai solusi sementara, panitia menempatkan para peserta PBAK di lapangan timur kampus untuk waktu MASLAHAT (Makan, Sholat, dan Istirahat). Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, seharusnya para calon mahasiswa/i menempati 30 ruangan,sesuai jumlah kelompok. Namun, karena kebutuhan untuk pelaksanaan sidang Munaqasyah, mereka terpaksa mengalah dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
Abdi Sukma Suganda, mahasiswa semester 8 dari program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), yang sedang menunggu giliran sidang, menyebutkan bahwa terdapat sekitar 10 ruangan yang digunakan untuk jadwal sidang pada hari tersebut, dengan setiap ruangan diisi oleh 6-8 mahasiswa. Aktivitas perkuliahan pun tetap berlangsung di tengah keramaian ini, dengan banyaknya mahasiswa yang lalu lalang di kampus.
Ketidaknyamanan ini diharapkan dapat menjadi evaluasi bagi pihak kampus dalam mengatur jadwal kegiatan di masa mendatang, agar tidak terjadi benturan antara acara penting seperti PBAK dan kegiatan akademik lainnya.
Penulis/Reporter: Jamalulel
Editor: Dwi Nurhasanah
Fotografer: Anwar









