Dersik sang anila di kala gulita. Raga mu niskala hanya sisakan akara dalam renunganRenungan dari ina yang menemani hingga indursami yang menghampiri tak kunjung sirna.
Hanya kenangan engkau yang menghiasi sangkaan
ku tak tahu kini engkau entah di mana. Jangan hakimi aku jika sukma ini gulana ulah rasa renjana.
Karena kau hadir dengan penuh makna namun menghilang menyisakan rasa sendu dalam sukma yang membuat terluka.
Oleh : Khenyo Wahyuningtyas









